Thursday, August 29, 2019

Self pamper ideas


Hi dear,
Assalamu'alaikum

Tahun 2019 ini adalah tahun yang luar biasa, hampir setiap hari libur nasional bertepatan dengan weekend. Meh, IYKWIM. Nampak cukup sulit untuk merencanakan liburan panjang bagi sebagian orang, apalagi kalau jatah untuk cuti sudah habis saat kemarin mudik lebaran. Hehehe.

Namun, apa betul mengembalikan produktifitas harus selalu dengan berlibur?

Liburan memang sudah menjadi salah satu gaya hidup di era milenial ini, tak heran, para milenials berupaya keras untuk bisa mengikuti gaya hidup ini. Sebagai ibu-ibu komplek yang ngasuh anak sambil kerja ini, liburan tidaklah menjadi sebuah obsesi. Bukan karena ibu-ibu ini sudah tak lagi milenial, tapi karena dia punya cara lain untuk memanjakan dirinya.

Memanjakan diri atau sebagian orang menyebutnya me time, itu sangat penting untuk dilakukan. Bukan sunnah lagi, tapi sudah wajib. Padatnya kegiatan tiap hari mulai dari ngurus suami, anak, rumah dan kerjaan kadang membuat diri ini hampir lewat. Oleh karenanya, me time itu menjadi hak  yang perlu dimiliki setiap orang.

Balik lagi pada keterbatasan waktu, ada beberapa cara yang biasa aku lakukan untuk sweet escape dari rutinitas, untuk tetap menjaga kewarasan diri ini. Berikut adalah beberapa ide untuk me time versiku:

1. Treat yourself with a good food
Setelah seharian beraktifitas, diri ini membutuhkan apresiasi atas kerja kerasnya. Maka dari itu, memberikan asupan makanan yang sehat dan bergizi tentu akan sangat berguna untuk mengembalikan energi yang sudah dikeluarkan.


Beberapa makanan favorit yang bisa membuat aku good mood adalah okonomiyaki, ramen, steak dengan brown sauce nya. Semenjak belajar healthy living, aku mulai mengurangi konsumsi gula jadi minuman favorite aku adalah air mineral dan coffee latte.


2. Beauty is investment
One of my fave masks
Investasi dalam kesehatan dan kecantikan itu penting. Seiring dengan bertambahnya usia maka tubuh ini juga membutuhkan perawatan yang sesuai. Melakukan perawatan tidak selalu harus ke salon mahal ko, aku biasa massage, luluran dan maskeran di rumah, kadang hairmask pun dilakukan di rumah, apalgi facemask.

Saat ada waktu luang, dan uang jajan lebih (hehehe) aku baru pergi ke salon. Aku tidak menganggarkan dana khusus untuk ke salon, karena aku lebih sering melakukan treatment di rumah. Salah satu salon favoritku adalah Moz5 salon muslimah. Nanti akan aku bahas di postingan selanjutnya tentang treatment apa saja yang biasa aku lakukan disana.


3. Peaceful movie date
Kencan bersama orang tersayang juga bisa menjadi salah satu pilihan untuk melepas lelah, orang tersayang ini bisa jadi orang tua, adik, kakak, teman satu geng atau pasangannya (bagi yang sudah punya). Movie date tidak selalu harus dengan 'pacar' loh, aku ga pernah malu untuk jalan bareng orang tua sendiri. Justru suatu kebanggaan untuk bisa mengajak mereka melepas penat meski sekedar nonton bioskop.
Kenangan movie date jaman masih gadis
Setelah menikah, memang waktu untuk movie date dengan orang tua sedikit sulit, menyesuaikan waktunya itu loh yang sulit. Maklum orang tuaku dua-duanya masih produktif. Akhirnya satu-satunya parter movie date-ku adalah suami. Manfaat dari movie date ini adalah bisa membuka topik bahasan yang baru dengan pasangan, supaya komunikasi tetap berjalan dengan lancar. Makannya kami selalu memilih genre film yang kami sukai, supaya ngobrolnya nyambung. Karena lokasi rumahku dekat dengan Transmart Buahbatu, akhirnya aku sering banget nonton disitu. Biasanya aku memilih waktu malam sepulang kerja. Supaya ga macet dan sekalian dinner bareng pak suami.



4. Be you, do what you love
Tidak sedikit orang yang meninggalkan apa yang disukainya karena tuntutan keadaan. Pekerjaan misalnya. Sisihkan sedikit waktu untuk melakukan apa yang disukai, seperti membaca buku, bermain musik, memasak, menulis cerita atau menggambar.

doc. pribadi - satu-satunya hasil gambarku (jaman SMP) yang masih tersisa
Sewaktu sekolah, aku suka sekali menggambar karakter kartun, koleksi stationary dan menulis diary. Biasanya aku menggambar karakter komik yang sedang aku baca. Berawal dari meniru, lalu mencoba untuk berkreasi sendiri. Practice makes perfect, do exist. Setelah vakum bertahun-tahun akhirnya jemari ini kembali kaku, sampai membuat garis lurus aja ga pernah berhasil. Tapi akhir-akhir ini aku lagi sering menggambar di jurnal, orang-orang menyebutnya bullet journal. Padahal menurutku itu sama seperti diary yang dulu sering aku buat, mungkin bullet journal adalah diary dengan tampilan yang lebih memanjakan mata.
Kalau udah ibu-ibu, isi bujo-nya menu planner

5. Gift for yourself
Memberi hadiah untuk diri sendiri bukanlah hal yang aneh, tidak perlu menunggu momen tertentu untuk memberikan apresiasi pada diri sendiri, bahkan tidak perlu menunggu seseorang memberikan hadiah kepada kita. Memberi hadiah pada diri sendiri merupakan bentuk rasa sayang kita kepada diri sendiri. Love yourself first. 



Karena aku juga suka membaca buku, membeli buku menjadi salah satu cara untuk membahagiakan diri ini. Ada satu kebahagiaan yang ga bisa diungkapkan saat buku inceran akhirnya tiba di tangan. Meskipun belum bisa langsung dibaca sampai selesai. Hehehe.

That's all dear, "5 ideas for pampering yourself" dari ibu-ibu komplek anti rumpi yang lebih suka makan dan diem di rumah. Semoga pengalaman aku yang ditulis disini bisa bermanfaat untuk kalian ya, dear. Satu hal yang selalu jadi pegangan aku adalah, me time itu ga mesti liburan luar negri, makan di fancy restaurant atau belanja barang-barang branded. Dengan menyisihkan sedikit waktu untuk bisa melakukan hal yang kita sukai dan menjadi diri sendiri sudah cukup bisa mengembalikan energi positif untuk kembali pada rutinitas. Intinya adalah bersyukur.


Tulisan ini merupakan kolaborasi bersama Bandung Hijab blogger-ku yang ke 5 loh, yeay! Kalau kalian penasaran dengan cara me time dari beberapa temenku boleh langsung cek blogpost mereka ya. Stay tuned di IG Bandung Hijab Blogger untuk info terupdate dari temen-temen BHB.

Last but not least, thanks for stopping by dear. See you when I see you.
With love,



Wednesday, August 21, 2019

Sneak peek: Get to know me closer


Hi Dear,
Assalamu'alaikum


Long time no see, yas? I had been taking some time off blogging. Now I’m back! Well rested, more inspired, right? Well, to welcoming (late) August, as a warmer, here I reveal some facts about me. So, you can get to know me a little bit better. Here we go.

1
I was boyish. I have lots of friends who are boys. When I was younger, I don't like to hang around my female friends, cause they used to talk about love while I love to talk about music and football. Inter Milan and Chelsea are my fave team.

2
Even though I was boyish, I love to watch Barbie. Deep inside my heart, I wonder to live like a princess who dressed well, have a good meal, kind-hearted, singing and dancing all the time. I wanna be pleasant person as well.

3
I was joining a choir in high school, but I don't think I have a mellifluous voice. It just because I'm a professional bathroom singer. That's all.

4
I was a fangirl of L'Arc~en~ciel. One of the best band in Japan, ever. I love all their songs especially Link, Anata, 4th Avenue Cafe (ost. Rouruni Kenshin), members (especially Hyde -Vocalist), maybe that is the reason why I'm a bit obsessed to live in Japan.

doc. pribadi - koleksi tiket nonton L'Arc~en~ciel
5
A good listener and best story keeper! You can share anything, your story saves with me.

6
Books always take my attention, I love them, yet I'm not a good reader. I used to buy some book, but I don't read it as fast as I want to have it. I  have unfinished books I bought in 2010. Reading in very good mood while having a cup of cappuccino is the things I really want to do now.

doc. pribadi - jaman masih sibuk ngejar skripsi

Sunday, July 14, 2019

How I treasure my June



Hi Dear,
Assalamu'alaikum

Welcome back to my blog, howdy? Semoga kalian semua selalu dalam keadaan sehat dan juga bahagia lahir batin ya. Aamiin. Ga berasa, ternyata sudah satu bulan aku ga cerita apapun disini. Sejak memutuskan untuk hiatus selama Ramadhan ternyata agak susah lagi ya untuk back on track menulis. Bukan karena males nulis, tapi karena terlalu nyaman menikmati peran sebagai seorang ibu dan juga istri di rumah. Wadidaw~ Nah, kali ini aku mau cerita tentang apa saja kegiatanku selama bulan Juni lalu. Keep reading dear.

Bulan Juni adalah bulannya liburan, setuju ga? Semua kegiatan di sekolah berakhir di bulan Juni, ditambah libur lebaran yang juga berada di bulan Juni. Makin berasa kuat dong aura liburannya. Hehehe. Teorinya sih emang begitu, tapi nyatanya buibu satu ini tetap aja berkegiatan di sekolah, mulai dari piket PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru), in house trainning untuk persiapan tahun ajaran 2019/2020, pengantaran siswa yang praktik kerja industri dan lain sebagainya. Jadi yang libur itu ya muridnya aja, gurunya mah tetep bertugas. Eh, tapi bukan kegiatan itu sih yang mau diceritakan, tapi kegiatan lain yang bikin aku terlena.

Suka pada nonton youtube ga? Kali ini aku mau berbagi salah satu channel yang lagi sering banget aku tonton dan jadi motivasi aku untuk kembali ke fitrah, jadi seorang ibu rumah tangga.

Thursday, June 13, 2019

Eid Mubarak 1440H


Hi, Dear

Assalamu'alaikum

Alhamdulillah, sekarang sudah memasuki bulan Syawal. Meskipun berat rasanya diinggalkan bulan suci Ramadhan, tapi kita tetap harus bergembira untuk menyambut bulan Syawal. تقبل الله منا ومنكم. Semoga ibadah kita di bulan suci Ramadhan diterima oleh الله, semua dosa diampuni, diberikan keberkahan dan tentunya semoga kita bisa berjumpa kembali dengan bulan suci Ramadhan di tahun depan, aamiin.

Dalam menyambut hari raya Idul Fitri semua orang pasti mempersiapkan banyak sekali agenda, mulai dari agenda bersih-bersih rumah, bikin kue, masak ketupat dan opor, dan juga beli baju baru. Siapa yang tahun ini beli baju lebaran lebih dari satu? Hehehe. Iya rentetan agenda menjelang Idul Fitri di tempatku persis seperti itu, bahkan pernah loh malam takbiran masih dikejar proyek cat rumah ala sangkuriang, segitunya persiapan menyambut Idul Fitri. Dear, tolong ambil hal yang baik buang yang buruknya yaa.. Hehehe

Lebaran Dulu

Hari raya Idul Fitri sungguh amat dinanti, moment berkumpul bersama keluarga besarlah yang membuat Idul Fitri makin berkesan. Maka, ga heran kalau keluargaku selalu mempersiapkan yang terbaik di Idul Fitri. Satu minggu menjelang Idul Fitri adalah waktu paling sibuk, biasanya aku bagi tugas dengan adik laki-lakiku. Untuk urusan dapur, masak-masak itu disupervisi oleh ibuku dan adikku yang jadi chef nya. 
"Loh, terus kamu ngapain liel?"
Aku? Ngapain ya? Hayo tebak!

Monday, May 27, 2019

Reusable Menspad Baby Oz


Hi, Dear
Assalamu'alaikum

Nice to see you again. Setelah beberapa bulan lalu aku memulai untuk hijrah zero waste, akhirnya akupun tertantang untuk mencoba banyak hal baru yang sebetulnya tidak sepenuhnya baru (nah loh?). Memang, sejak memutuskan untuk belajar zero waste, banyak sekali perubahan yang harus aku lakukan di kehidupan sehari-hari. Mulai dari belajar memilah sampah, meminimalisir pembelian produk sekali pakai, melakukan budgeting dan lain sebagainya. Hal tersebut memang sedikit merepotkan diawal, namun setelah dijalani ternyata tidak sesulit yang dibayangkan. 

Langkah lain yang aku lakukan kali ini adalah mencoba mengganti pembalut sekali pakai dengan reusable menstrual pad. Sudah pada familiar kan dengan menstrual pad/menspad? Menspad atau Pembalut kain sebetulnya bukanlah hal yang baru, jaman ibuku masih gadis penggunaan pembalut kain cukup populer. Nah, fenomena inilah yang aku bilang hal baru tapi tidak sepenuhnya baru.

Monday, May 20, 2019

Rencanakan keuangan awal bulan, agar tidak menyesal di akhir bulan


Hi Dear
Assalamu'alaikum


Sebelum masuk ke tema postinganku kali ini, aku mau cerita dulu tentang berapa sulitnya membuat judul untuk tema kali ini. Ada perasaan seperti 'tersentil' gitu, dear. Karena akupun masih sering on/off dalam rutinitas perencanaan keuangan ini. Semoga dengan meringkas informasi yang pernah aku dapatkan tentang financial planning, aku bisa istiqomah menerapkannya. Aamiin.

Pernah ga sih mengalami penyesalan di akhir bulan gara-gara kebanyakan beli ini dan itu, hal-hal yang sebetulnya tidak diperlukan oleh kita? Dulu, tepatnya akhir tahun 2018, aku masih mengalami hal seperti itu loh. Sering banget nyesel tiap abis belanja sesuatu. Semua itu terjadi karena aku ga pernah disiplin dengan yang namanya financial planning. Tapi di tahun ini, aku mulai belajar lebih banyak dalam merencanakan keuangan dan cara mendisiplinkannya lewat conscious shopping.

Wednesday, May 8, 2019

First impression: Lip Paint, Lip Balm & Lip Scrub Zoya Cosmetics

Hi Dear,
Assalamu'alaikum

Pernah ngalamin bibir kering selama bulan puasa? Kalau aku sih sering. Bahkan, diluar bulan puasa-pun aku langganan sama yang namanya bibir kering. Bibir kering bukan hanya membuat penampilan kurang cetar, tapi juga sebagai indikasi kalau kita kurang cairan atau dehidrasi loh. Nah, jadi kali ini aku mau cerita first impression aku dengan produk dari Zoya Cosmetics. Produk Zoya ini sebetulnya sudah ada sejak tahun 2017, tapi baru kali ini aku coba produk-produknya Zoya Cosmetics. Kemana aja ya? Hehehe. Oke, kita langsung kenalan aja yuks.

1. Lacquer Lipstick Velvet Matte Lip Paint shade Geranium ZCLT12
Namanya panjang banget ya? Hehehe. Ini salah satu produk lipstick cair dari Zoya, Sesuai dengan namanya, 'Velvet Matte' hasil akhir Lip Paint ini matte ya dear. Untuk para pecinta Lip Cream, boleh banget coba Lip Paint ini,ga perlu takut bikin bibir kering dear, produk ini mengandung shea butter . Shea butter berasal dari biji buah pohon shea, dikenal memiliki banyak manfaat bagi kulit. Selain melembabkan kulit, shea butter juga mengandung vitamin C, D dan F yang dapat membantu mencegah penuaan dini pada kulit loh.


Packaging Lip Paint ini exclusive. Warna Putih yang mendominasi, membuat Lip Paint ini makin elegan. Nice! Teksturnya lembut, light dan yang paling penting adalah transfer proof! Beneran ga gampang luntur loh. Jadi lip paint cocok banget dipakai saat travelling, ga perlu touch up tiap habis makan. Tinggal jepret foto, hasilnya tetep oke.

Monday, May 6, 2019

Me Time, Intimate Gathering Bandung Hijab Blogger First Anniversary

Doc. BHB Milad 1
Hi Dear,
Assalamu'alaikum

Tanpa disadari sekarang sudah bulan Mei, dan ternyata bulan April lalu ga ada aktifitas di blog ini -Hiatus. Sebetulnya ga sepenuhnya ga ada aktifitas, aku masih aktif nulis script untuk di posting ko, tapi belum ada yang selesai. Hehehe... Singkat cerita, bulan April menjadi puncak kesibukan di sekolah. Semua kegiatan semester genap harus berakhir di bulan ini, kecuali kegiatan Penilaian Akhir Tahun dan Pembagian Rapor yang akhirnya harus dilaksanakan di bulan Mei dan Juni mendatang. Jadi seringkali harus pergi sunrise pulang sunset, alhasil sampai rumah keburu tepar. Curcol nih.. Hehehe.

Meskipun April menjadi bulan yang paling berat, tapi alhamdulillah berakhir dengan manis. Kenapa coba? Karena akhirnya aku dapat kesempatan untuk "me time" bersama temen-temen dari Bandung Hijab Blogger. 

Sunday, March 31, 2019

The big decision I made


Hi Ladies,
Assalamu'alaikum


Di kesempatan kali ini aku akan sedikit berbagi cerita, hal yang cukup membuat hati ini terombang ambing. Sudah hampir dua tahun lamanya aku bergelut dengan kegelisahan ini. Semoga kalian ga ikutan dilema ya setelah membaca tulisanku ini. Hehe.

Sekalian perkenalan nih, mungkin ada beberapa dari ladies yang baru mampir di blog aku ini. Jadi kita kenalan dulu ya. Aku adalah seorang wanita yang baru 19 bulan mendapatkan gelar kehormatan menjadi Ibu untuk seorang putri cantik nan shaliha. Alhamdulillah perjalanan menjadi sorang istri yang masih berusaha untuk shaliha sudah hampir tiga tahun. Iya, baru seumur jagung memang. Selain menjadi seorang istri dan ibu, aku juga memiliki peran sosial lain sebagai seorang tenaga pengajar di sebuah sekolah menengah swasta di kota Bandung. Alhamdulillah, ini adalah tahun ke lima aku mendapatkan amanah tersebut. Ok, segitu dulu ya perkenalannya, mudah-mudahan akan ada kesempatan lain untuk saling berkenalan ya ladies. Sekarang kita kembali ke .... cerita curcolku.


Thursday, March 14, 2019

Conscious Shopping


Hi Ladies,
Assalamu'alaikum

Pernah ga beli sesuatu terus menyesal? Kalau aku sih, seriiiiiiiiiiing banget! Beberapa orang menyebut fenomena ini sebagai guilty pleasure. Sedikit intermezo ya, aku itu suka susah buat kontrol diri kalau udah ada maunya. Seringkali, kalap kalau belanja, apalagi kalau ada discount. Beli banyak hal yang sebetulnya bukan prioritas, malah tidak diperlukan. Betapa konsumtifnya aku. Tapi aku terus menerus mencoba untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi tentunya, mulai untuk tidak mudah tergiur dengan label merah bertuliskan sale, discount, buy 1 get 1 free dan lain sebagainya. Tapi ternyata ga mudah ya, ada aja godaan tiap kali mau coba mengatur pengeluaran supaya tidak menyesal tiap akhir bulan. Maaf jadi curcol nih hihihi.

Aku mau cerita dulu awal mula kenapa aku belajar zero waste ya, agak panjang nih, boleh lah sambil duduk manis dan minum kopi. Hehehe.Ok, fasten your seat belt, ladies.


Friday, March 1, 2019

Belajar Zerowaste

source: www.zerowaste.id
Hi Ladies,
Assalamu'alaikum.

Pernah dengar tentang zerowaste campaign ga? Itu loh kampanye tentang gimana caranya supaya kita ga banyak memproduksi sampah non organik yang sulit untuk di daur ulang. Nah, belakangan ini sering banget baca artikel yang membahas tentang topik ini, and I'm so ashamed. Sedih dan malu rasanya untuk mengingat betapa banyak sampah yang sudah aku sumbangkan untuk bumi ini. Bukan hanya manusia yang akhirnya merugi akibat dari sampah yang tidak terkelola dengan baik, tapi seluruh makhluk hidup di bumi juga ikut merasakannya. Banyak sekali hewan yang mati karena sampah yang kita produksi tidak dikelola dengan baik. 


Aku berpikir kira-kira apa yang bisa aku lakukan untuk bumi ini? Usaha apa yang bisa membantu menjaga bumi ini? Akhirnya, aku memutuskan untuk mengubah gaya hidup. Meski belum bisa untuk 100% tidak menciptakan sampah, paling tidak aku bisa belajar mengurangi volume sampah yang aku produksi. Dimulai dengan diri sendiri, semoga orang disekitar juga bisa mulai peduli dengan lingkungan.

Gimana sih cara belajar #zerowaste ?

Menurut #KangPisMan ada empat cara mudah untuk merubah gaya hidup zerowaste ini. Udah pada tau kan #KangPisMan itu apa? #KangPisMan adalah suatu gerakan mengajak warga Bandung untuk menerapkan Kurangi Pisahkan dan Manfaatkan sampah dalam kehidupan sehari-hari sebagai wujud kasih sayang warga untuk terus membuat Bandung bersih. Keren kan? Hehe

Oke, jadi langkah pertama untuk memulai gaya hidup zerowaste adalah bawa tas belanja sendiri, kedua bawa botol air minum isi ulang sendiri, ketiga hindari penggunaan peralatan makan sekali pakai, keempat membawa kotak makan yang bisa diisi ulang.

Monday, February 25, 2019

Skincare Routine: Night Routine

Hi, Ladies..
Assalamu'alaikum!

Setelah beberapa waktu lalu aku posting soal morning routineku, kesempatan kali ini aku akan membahas tentang night routine. Buatku, night routine itu bukanlan rutinitas yang mudah dilakukan loh.

Untuk memiliki kulit glowing ala-ala korea sebetulnya ga mesti ngikutin 10 steps korean routine loh. Kalian cukup melakukan 6 hal aja, yang pertama temukan produk yang memang cocok di kulit. Kedua, rutin dan juga konsisten untuk membersihkan wajah sebelum tidur. Ketiga, tidur yang cukup. Keempat, makan makanan yang alami bukan yang instant. Kelima olahraga yang cukup dan terakhir minum air mineral yang cukup.

Sedikit sharing pengalaman, meskipun skincare kita mengandung moisturizer yang banyak, ternyata hasilnya  tetep ga bakalan maksimal kalau tidak dibarengi dengan pola hidup sehat, seperti minum air mineral 8 gelas perhari.

Oke sekarang kita langsung aja kenalan dengan 7 langkah rutinitas aku sebelum tidur (kalau sempet, kalau inget, kalau ga ketiduran. Maafkan aku wahai kulit wajah...)


Wednesday, February 20, 2019

Botanina: The Essentials Baby Medical Kit

Hi ladies,
Assalamu'alaikum


Sekarang cuaca lagi ekstrim ya, siang cerah eh sore hujan lebat. No wonder, bikin kita ikutan kena mood swing ya. Gimana dengan anak-anak, kebayang bakal rentan banget terserang flu dan batuk tuh. Ditambah banyak banget kabar kalau penyakit demam berdarah juga jadi mewabah. Harus ekstra hati-hati nih, supaya incess Una terhindar dari penyakit yang lagi mewabah ini ya.

Bicara soal kesehatan, beberapa bulan lalu aku beli The Essentials Baby Medical Kit dari Botanina. Di dalam paket spesial ini ada 4 (empat) jenis produk perawatan harian, medical kit ini bisa digunakan untuk bayi 6 bulan sampai dengan 2 tahun loh. Sebetulnya aku udah pake produk botanina ini dari incess Una usia 3 bulan sampai sekarang 17 bulan, alhamdulillah cocok nih. Dulu Incess Una pakai The Essentials Infant Medical Kit, warnanya biru kaya gini:



Untuk The Essentials Baby Medical Kit warna kemasannya itu merah, dan sekarang botol nya sudah ganti, jadi ga mudah macet waktu disemprot, dan jadi lebih elegant juga.

Sunday, February 17, 2019

Travel bottle? Yay or Nay

Hi Ladies,
Assalamu'alaikum!

Ngomong-ngomong soal travel, kira-kira destinasi impian kalian kemana sih? Kalau aku sih masih ngebet banget pengen ke negeri sakura. Masih belom kesampaian nih, do'akan supaya segera kesampaian secepatnya ya (aamiin)

Source: Japan Travel Guide - jw-magazine.com

Malah jadi kepikiran liburan nih #gagalfokus
Oke, back to the topic.

Kali ini aku mau tau nih, penting ga sih punya travel bottle
Pernah ga sih ngalamin yang namanya ragu untuk beli satu produk karena ukurannya yang terlalu besar? Kalau aku sih seriiiiing banget!

Tiap kali mau coba skincare atau make up baru, banyak banget pertimbangannya, takut ga cocok terus mubazir sama produk yang udah di beli apalagi kalo produknya pricey. Untungnya sekarang banyak banget prodsen skincare yang menawarkan travel size product atau produk dengan ukuran mini! No worry deh produknya mubazir.

Itu yang aku lakukan waktu nyoba produk Hada Labo Gokujyun Series, aku coba dulu travel size series nya dan alhamdulillah pas coba langsung cocok ❤️

Trus gimana dong kalau produknya ga ada yang travel size?

Tenang-tenang, sekarang banyak banget nih yang jual share in bottlle/jar/tube skincare. Udah pada tau kan apa itu? Skincare yang dijual dalam ukuran kecil, yang dikemas ulang oleh penjualnya karena produsen produknya ga mengeluarkan travel size nya. Ini banyak juga sih yang pro dan kontra karena masalah hygiene, juga kesesuaian takaran dan lain sebagainya. 

Setelah memastikan skincare yang kita coba itu cocok dengan kulit, baru deh coba full size produknya. Balik lagi dengan si Hada Labo ini, full size produknya itu cukup besar, 100ml. Kalau aku yang pakai, itu cukup untuk 2 - 3 bulan pemakaian. #iritbanget atau #ngiritbanget ya? Hahaha
Untuk produk Hada Labo 3D gel, kebetulan ga ada travel sizenya nih jadi aku sengaja beli travel bottle di Mumuso.

Monday, January 21, 2019

Skincare Routine: Morning routine

Hi, Ladies. Assalamu'alaikum.


Nice to see you again. Selang beberapa waktu dari posting sebelumnya, dikesempatan kali ini aku mau sharing tentang skincare routine nih. Plus sedikit review tentang produk skincarenya. Well, aku sebetulnya agak takut untuk coba-coba skincare, mau itu hi-end product ataupun drugstore. Selain karena takut ga cocok, aku juga khawatir prodaknya discontinued. Sedih kan, lagi sayang-sayangnya eh, harus ditinggal untuk selama-lamanya. #apasih. Udah ah, jadi ngelantur kemana-mana. Mungkin ini efek matahari sudah tenggelam. 

Langsung aja deh sekarang kenalan sama produknya, here they are:

Sunday, January 20, 2019

Hello 2019

Hi, Ladies. Assalamu'alaikum.

It's nice to be here again, after a long long way. Yas, it's my first blogpost in 2019. Telat banget sih ya? Ini udah minggu ketiga di bulan Januari. Hehe. Well, karena aku bukan typical orang yang selalu excited dengan new year, new me jadi aku santai aja deh.

Ngomong-ngomong soal tahun baru, banyak banget orang yang bikin resolutions' bucket. Hmm, kira-kira perlu ga sih? 


Menurut kamus, resolution atau resolusi adalah kebulatan pendapat untuk melakukan sesuatu atau tidak. Nah, kalau dilihat dari definisinya kayanya penting ya buat membuat resolusi. 

res·o·lu·tion
/ˌrezəˈlo͞oSH(ə)n/

Menurut pendapat aku, membuat daftar resolusi itu penting loh. Hal ini bisa banget membantu kita supaya tetep fokus mengejar mimpi. Bisa juga membuat kita lebih berhati-hati, dan juga move on. Oya, membuat resolusi tentu ga harus nunggu ulang tahun apalagi tahun baru, buat resolusi itu bisa kapan aja. Kalau resolusi sebelumnya sudah tercapai, bisa dirubah lagi tuh resolusi terbarunya.

Ngomong-ngomong soal resolusi, resolusi terdekat aku adalah back in shape. Hehehe. Pasca lahiran, masih ada 10 kilo lagi tersisa di badan ini. Membuat hati cenat cenut karena baju dan celana udah ga pada muat! Oops. Semoga dalam 6 bulan kedepan, bisa balik lagi ke bentuk semula. Meski tak presisi. Wish me luck, ladies!

By the way, resolusi terdekat kamu apa nih ladies? Let me know ya...