Saturday, October 24, 2020

Bijak dalam Mengatur Keuangan

 


Rulyrose.com - Hi Dear, Assalamu'alaikum. Sekarang sudah masuk musim penghujan, dan bawaannya itu jadi lebih gampang lapar. Iya aku sih gitu, hehehe. Gampang lapar sih ga masalah, tapi kalau gampang jajan itu yang masalah. 

Akhir-akhir ini aku belajar untuk lebih bijak dalam mengelola keuangan, dan ini bukanlah perkara yang mudah untuk pecinta jajan kaya aku. Apalagi kalau waktu cek aplikasi delivery makanan dan nemu banyak promo, bawaannya itu pengen beli aja. "Mumpung promo buy 1 get 1" atau "Diskonnya lumayan nih" atau "Promo ongkirnya gede. Iya aku suka banget sama yang namanya jajan dan nyemil, jadi suka mudah tergoda dan bisa dibilang cukup impulsif dalam berbelanja makanan. Inilah hal yang terkadang membuat tabunganku bocor halus, tapi pasti.

Di masa pandemi ini aku tentu harus banyak melakukan perubahan, mulai dari mindset dan juga lifestyle. Harus juga banyak bersyukur karena diluar sana mungkin ada orang-orang yang sedang berjuang melewati ujian finansial di masa yang cukup sulit ini.

Hal-hal yang aku lakukan untuk mengatur keuangan supaya lebih stabil di masa pandemi adalah:

1. Tetap menabung

Mungkin hal ini sulit dilakukan bagi beberapa pihak di masa pandemi ini, tapi aku selalu berusaha untuk tetap menyisihkan dana untuk menabung. Idealnya, besaran dana yang disimpan di tabungan adalah minimal 10% dari penghasilan, tapi hal tersebut berlaku tentatif. Maksudnya disesuaikan dengan kondisi keuangan sendiri. Supaya bisa tetap menabung, aku menekan pos pengeluaran dalam hal ini adalah pos beli baju, sepatu, tas, asesoris dan lain sebagainya. Alhamdulillah, aku sanggup melewati 3 bulan tanpa berbelanja produk-produk diatas dan aku baik-baik saja.

2. Belajar manajemen dapur

Ada beberapa orang yang berasa bisa berhemat dengan cara memasak sendiri, tapi ada juga yang merasa lebih hemat kalau ikut catering makanan. Jika jumlah anggota keluarga dirumah cukup besar, tentu memasak sendiri adalah salah satu jalan berhemat yang bisa diambil. Apalagi kalau dirumah sudah memulai bercocok tanam, pasti bisa membantu untuk menghemat budgeting makan. Tapi bagi kalian yang tinggal misal hanya berdua dengan pasangan dan keduanya kebetulan bekerja di ranah publik, ikut catering makanan bisa lebih efektif untuk dilakukan. Dengan ikut catering makanan, selain bisa menghemat energi, bisa juga menghemat pengeluaran air, gas, gula, minyak dan lain sebagainya. Kalau aku yang mana? Aku di tengah-tengah. Aku tetap memasak dirumah, kebetulan suami juga wfh jadi harus selalu sedia makanan di rumah, dan kalau ga sempat masak, aku beli aja makanannya.  Tapi tetep jenis makanannya disesuaikan dengan budget, belinya tetep di warung nasi aja. Hehehe.

3. Menambah sumber penghasilan

Tidak dipungkiri kalau saat ini banyak sekali sektor pekerjaan yang terdampak secara finansial, rasanya cukup bijak ketika kita mulai mencari cara untuk mendapatkan sumber penghasilan tambahan. Ada yang berbakat dalam bidang berniaga, ada juga yang berbakat dalam bidang creative, jadi vlogger, covering lagu, fotografi dan lain lain. Aku pribadi mulai menekuni bidang menulis/blogging ini, jadi aku sekarang sedang berusaha untuk mengupgrade skill menulis agar dapat menyediakan tulisan yang menarik dan bermanfaat untuk dibaca publik. Yang jelas menulis tentu bisa menjadi sumber penghasilan lainnya.

4. Berinvestasi

Siapa disini yang belum pernah berinvestasi? Aku yakin semua orang disini pasti sudah pernah berinvestasi. Setuju? Sebagian orang pasti beranggapan kalau investasi selalu dalam bentuk uang, saham, yang akhirnya membuat mereka enggan untuk berinvestasi. Padahal, investasi itu luas sekali jangkauannya. Mengikuti webinar adalah salah satu cara aku berinvestasi, investasi ilmu yang bisa menambah value diri dan upgrade skill yang bermanfaat untuk menunjang pekerjaan. Selain itu, aku juga berinvestasi untuk kesehatan dengan cara memulai gaya hidup sehat. Investasi lain yang paling penting adalah berinvestasi untuk akhirat kelak. Kita semua tau kalau dalam setiap rejeki yang Allah titipkan terdapat sebagian rejeki milik orang lain. Jangan ragu apalagi takut untuk mengeluarkan infaq atau sodaqoh karena merasa kondisi keuangan sedang tidak stabil. Percayalah kalau infaq dan sodaqoh justru bisa membuka pintu rejeki kita lebih lebar lagi.

5. Evaluasi berkala

Supaya kita tau apakah pola pengaturan yang kita terapkan sudah efektik atau tidak, kita harus melakukan pengecekan secara berkala. Membuat grafik atau expense tracker boleh banget dicoba, selain lebih menarik secara visual, grafik ini mempermudah kita melihat pos bagian mana yang harus dibenahi.

6. Bersyukur

Berterimakasihlah karena Allah masih memberikan nikmat hidup dan sehat. Do'akan semoga keadaan ini cepat pulih. Penuhilah hati dengan energi positif agar hari-harimu terasa lebih indah.

***

Itu dia hal-hal yang aku lakukan untuk tetap stabil dimasa pandemi ini, kuncinya adalah bijak dalam memilih. Kenali kebutuhan kita dan jangan lupa untuk terus belajar mencari pola terbaik yang sesuai dengan kebutuhan kita.

Collaboration Post Bulan Oktober

Semoga informasi ini bermanfaat ya, kalau kalian masih memerlukan referensi yang lebih sesuai dengan kondisi kalian, yuk intip tips dari temen-temen Bandung Hijab Blogger lainnya. Kebetulan tema tulisan kolaborasi kami adalah Financial Planning.

Terimakasih sudah membaca tulisan ini sampai selesai ya dear. See you on the Next Post.


With love,

Ruly.

9 comments:

  1. waalaikum salam teh rul , sangat bermanfaat dong tipsnya ,next aku konsen ke manajaemen dapur heheh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe alhamdulillah teh. Aku juga terus terusan nyobain pola yang cocok, kadang masih aja ada yang luput dari pemantauan. Hihihi

      Delete
  2. Tfs teh...aku setuju banget sih sama poin-poinnya. Di kondisi apapun kita harus tetap bersyukur, berfikir positif terus supaya imun kuat. Semoga pandemi ini segera berakhir. Aamiin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin allahuma aamiin, semoga do'a kita semua bisa cepat diijabah ya teh. Makasih sudah mampir ke tulisan aku teh :)

      Delete
  3. Iya Teh aku juga udah berusaha buat nggak beli baju dulu, pengen ngasih laptop buat adik semoga bisa beliin hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin semoga segera terealisasi ya hajatnya :D Kaka yang sholehaaa~

      Delete
  4. Setuju. Tetap menabung, atau seenggaknya menyisihkan sedikit penghasilan. Karena kondisi sekarang ini kita gak bisa nebak, soal keuangan maupun kesehatan. Semuanya perlu prepare.

    ReplyDelete
  5. tipsnya ok banget ya teh . thanks untuk infonya

    ReplyDelete
  6. Sepakat banget sama semua poinnya teh ruly nihh... di masa pandemi gini emang kalkulasi budgeting wajib diperketat. Yang biasa jajan baju mezti banyak2 sabarin diri dehh hahaha

    ReplyDelete

Thank you so much for stopping by and leave a message ❤️